Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty memastikan pemeriksaan kesehatan jemaah haji daerah tersebut melampaui target dengan capaian 2.853 orang atau 116,6 persen dari kuota 2.504 jemaah tahun 1447 H / 2026 M (20/4/2026).
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 3.802 data pemeriksaan kesehatan telah masuk dalam sistem Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes).
Data tersebut mencakup jemaah haji reguler dan jemaah haji khusus yang menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai syarat keberangkatan.
Sebanyak 3.146 jemaah tercatat telah menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan yang meliputi skrining kondisi fisik, riwayat penyakit, serta evaluasi kesiapan kesehatan.
Dinas Kesehatan juga melayani pemeriksaan terhadap 293 jemaah asal luar Kabupaten Bogor atau sekitar 12 persen dari total layanan kesehatan yang diberikan.
Sebanyak 3.134 jemaah atau 128,1 persen dinyatakan memenuhi kriteria istithaah kesehatan sehingga dinilai siap secara fisik untuk melaksanakan ibadah haji.
Sekitar 0,5 persen jemaah tercatat belum memenuhi kriteria istithaah kesehatan karena memiliki penyakit kronis yang masih memerlukan penanganan lanjutan.
“Capaian ini mencerminkan sinergi yang baik antara petugas kesehatan dan jamaah. Kami terus mendorong agar seluruh jemaah memenuhi syarat istithaah kesehatan demi kelancaran dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah haji,” ujar Fusia Meidiawaty.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor terus melakukan pemantauan kesehatan serta pembinaan kepada calon jemaah agar kondisi fisik tetap terjaga hingga waktu keberangkatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, sehat, dan lancar.
(Diskominfo Kab. Bogor)
Reportet : sdn
Editor : red













