BeritaDaerah

Bupati Bogor Rudy Susmanto arahkan penyusunan APBD 2027 untuk pemerataan pembangunan diwilayah kabupaten Bogor

659
×

Bupati Bogor Rudy Susmanto arahkan penyusunan APBD 2027 untuk pemerataan pembangunan diwilayah kabupaten Bogor

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Kab Bogor

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengarahkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, tahun 2027 untuk memperkuat pemerataan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi Rabu 04/11/2026 .

Bupati juga mengatakan berbagai program strategis yang disiapkan untuk tahun anggaran 2027 harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk memperluas akses pelayanan dasar di wilayah yang masih kekurangan fasilitas.

“Kita ingin memastikan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi berjalan secara terencana, bertahap, dan menjawab kebutuhan seluruh masyarakat,”ucap Rudy.

Ia menjelaskan Pemkab Bogor menyiapkan sejumlah proyek infrastruktur strategis pada 2027, di antaranya pembangunan flyover Bojonggede-Kemang (Bomang), jalan khusus angkutan barang dan tambang, serta jalan alternatif Puncak.

Bupati Rudi Susmanto nilai kebijakan fiskal pusat 2027 meringankan APB
Pembangunan flyover Bomang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar untuk meningkatkan konektivitas wilayah Bojonggede dengan kawasan Jalan Tegar Beriman.

Selain infrastruktur jalan, Pemkab Bogor juga merencanakan pembangunan embarkasi haji dan umrah setinggi tujuh lantai di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon diKompleks Stadion Pakansari, dengan alokasi anggaran yang direncanakan mencapai Rp142 miliar.

Di sektor pendidikan, Rudy mengarahkan pembangunan unit sekolah baru (USB) pada jenjang SD dan SMP di sejumlah kecamatan yang masih memiliki keterbatasan sarana pendidikan ucapnya.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian pemerintah daerah antara lain Kecamatan Nanggung dan Sukajaya di kawasan Bogor Barat.

Sementara di sektor kesehatan, Pemkab Bogor menyiapkan revitalisasi sejumlah puskesmas, salah satunya Puskesmas Cibening, serta mengkaji peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan dengan penyediaan poliklinik, ruang rawat inap, dan layanan dokter spesialis.

Menurut Rudy, pemerataan pembangunan juga perlu didukung dengan pembentukan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur.di targetkan APBD 2027 naik signifikan jadi Rp14,53 triliun

Pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang kegiatan ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, Pemkab Bogor merencanakan pembangunan lumbung sosial di sejumlah kecamatan rawan bencana sebagai tempat penyimpanan logistik tanggap darurat.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk menampung kebutuhan dasar masyarakat, tenda, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan ibu hamil agar penanganan warga terdampak bencana dapat dilakukan lebih cepat.

Rudy juga mengatakan pemerintah daerah telah mengidentifikasi sekitar 10 proyek prioritas yang dipersiapkan untuk mengikuti mekanisme lelang dini pada Desember 2026.

Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan pembangunan pada tahun anggaran 2027 dapat dimulai lebih cepat setelah anggaran disahkan.

Ia menambahkan pembahasan program strategis tersebut juga menjadi bagian dari pemenuhan Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terutama dalam memastikan kesiapan perencanaan, administrasi, dan ketersediaan lahan.

“Kita ingin infrastruktur pendidikan dan kesehatan dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Mudah-mudahan kita bisa terus bertransformasi dan berbenah bersama-sama untuk mewujudkan Bogor ke depan yang lebih baik,” ujarnya.

Reporter : sdn
Editor : red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60 Example 468x60