BeritaDaerah

PWRI BOGOR RAYA MELAKSANAKAN RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA UNTUK MENYIKAPI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP YANG SUDAH SANGAT MEMPRIHATINKAN.

394
×

PWRI BOGOR RAYA MELAKSANAKAN RAPAT PEMBENTUKAN PANITIA UNTUK MENYIKAPI KERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP YANG SUDAH SANGAT MEMPRIHATINKAN.

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

BOGOR KABUPATEN

Lembaga PWRI DPC Bogor Raya, pada hari Selasa 26/25. ” Melaksanakan rapat pembentukan panitia acara Forum Diskusi Lingkungan Hidup.

Pada acara pembentukan dialog Forum Lingkungan Hidup, yang diprakarsai oleh A.Hidayat.ST, direncanakan akan diselenggarakan pada bulan September 2025, acara diskusi tersebut tidak lain untuk menanamkan tanggung jawab moral terhadap lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Bogor.

Rapat pembentukan kepanitian acara forum dialog lingkungan hidup, telah di sepakati melalui rapat struktural DPC PWRI Bogor Raya, yang di buka dan di tutup oleh ketua DPC PWRI Bogor Raya, ” Rohmat Selamat,.SH, dan sekertaris DPC PWRI Bogor Raya, (Doso).

Didalam acara pembentukan panitia acara tidak lain untuk mempersiapkan segala bentuk persiapan langkah pertama yang akan dilaksanakan oleh panitia acara, dengan melanjutkan persiapan secara adminitrasi pelaksanaan acara tersebut.

Pada acara rapat pembentukan kepanitian acara dialog Forum Lingkungan Hidup. Disampaikan oleh ketua PWRI , “Rohmat Selama, kita sebagai lembaga pewarta kita memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan hidup.

Ditambahkan olehnya, PWRI ini lembaga Jurnalis yang besar, dan memilik anggota yang tergabung di lembaga ini lebih dari 100 anggota yang tergabung di PWRI Bogor Raya, dan saya sebagai ketua PWRI Bogor Raya, meminta seluruh awak media yang tergabung di lembaga kami, untuk turun ke TKP jika ada temuan – temuan yang berpotensi telah terjadi kerusakan lingkungan hidup, tegas Rohmat.

Mengingat akan keberlangsungan lingkungan hidup menjadi tanggung jawab kita bersama, guna menciptakan keseimbangan hidup antara alam dan manusia serta mahluk lainnya.

 

Menurutnya acara Forum dialog Lingkungan Hidup ini sangat penting untuk dilaksanakan oleh kita, dan bukan saja oleh kita saja, namun juga harus ditularkan pada lembaga – lembaga lain yang respek tentang kelestarian lingkungan hidup, menurutnya tanggung jawab lingkungan hidup itu harus terus ditumbuhkan mengingat adanya alih pungsi lahan, dan perusakan wilayah hutan di kabupaten Bogor ini banyak terjadi kerusakan yang disebabkan oleh tangan – tangan orang yang tidak bertanggung jawab, dengan maraknya aktivitas eksplorasi tambang galian (C) dan tambang mineral lainnya diduga marak terjadi di hutan – hutan diwilayah Kabupaten Bogor , seperti di wilayah Taman Nasional, yang meliputi gunung Halimun Salak, maupun di gunung Gede Pangrango.

Jadi tujuan forum dialog lingkungan hidup ini di selenggarakan tidak lain untuk mencari solusi dalam pencegahan kejahatan lingkungan hidup, bagaimana menangani dalam pencegahan kejahatan lingkungan hidup ini dapat dieleminir, dan tentunya hal ini tidak dapat hanya sebatas selesainya forum dialog saja, PWRI akan konsen menyoroti kerusakan alam akibat para kelompok maupun perorangan dan pengusaha yang telah mengeksplorasi hasil tambang di area hutan lindung secara ilegal, kami akan menggandeng pihak- pihak terkait untuk mengatasi kerusakan lingkungan hidup, bersama – sama pihak dari pemerintah daerah Kabupaten Bogor, melalui Dinas DLH,Polres Kabupaten Bogor, Kejaksaan Kabupaten Bogor dan juga akan kami sampaikan laporan secara resmi ke Kementrian Lingkungan Hidup, serta satgasus penegakan lingkungan hidup, untuk bekerja sama menangani kasus – kasus kejahatan lingkungan hidup, jika terjadi dan berpotensi telah terjadi kejahatan lingkungan hidup, ucap Rohmat.

Sementara itu , pemerkasa acara dialog yang juga sebagai ketua panitia acara, kerab disapa, “Hidayat. Ia mengatakan bentuk acara ini adalah mengajak kita bersama dari berbagai lapisan masyarakat untuk lebih menanamkan tanggung jawab moral tentang keberlangsungan lingkungan hidup.

Acara ini merupakan awal bagi lembaga PWRI Bogor Raya untuk lebih jauh menyikapi persoalan kejahatan lingkungan hidup, ini penting untuk kita laksanakan bersama sama untuk bentuk kongkrit terhadap tanggung jawab moral kita untuk melindungi lingkungan hidup dari tangan – tangan orang yang tidak bertanggung jawab, yang telah merusak hutan hanya untuk kepentingan dirinya sendiri, tanpa memperhatikan nasib keberlangsungan ekosistem alam di wilayah Kabupaten Bogor, pungkasnya.

reporter ; sdn/tim
Edotor : red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 468x60 Example 468x60